Sebuah Tanggapan Terhadap Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani

  

Tanggapan Seputar Kedudukan Hadits-hadits dalam Buku Halal dan Haram ini diambil dari buku Dr. Yusuf Qardhawi yang lain.

Baca Lanjutannya…

Oleh: ihwan | 23 Agustus, 2007

Hukum Asal Ibadah adalah Terlarang!

Hukum Asal Ibadah Terlarang

Oleh : Ali Hasan Al Halabi Al Atsari

  

Banyak orang yang mencampuradukkan antara ibadah dengan yang lainnya, 1) dimana mereka berupaya membenarkan bid’ah yang dilakukan dengan menggunakan dalil kaidah, hukum asal dalam segala sesuatu adalah boleh! Baca Lanjutannya…

Oleh: ihwan | 23 Agustus, 2007

Benarkah Mobil, Listrik dan Jam Bid’ah???

Benarkah Mobil, Listrik dan Jam Bid’ah?

1)

Oleh : Ali Hasan Al Halabi Al Atsari

  

Ini adalah sub kajian yang sangat penting yang membantah anggapan orang yang dangkal akal dan ilmunya, jika bid’ah atau ibadah yang mereka bikin diingkari dan dikritik, sedangkan mereka mengira melakukan kebaikan, maka mereka menjawab, “Demikian ini bid’ah! Kalau begitu, mobil bid’ah, listrik bid’ah, jam bid’ah!” Baca Lanjutannya…

Oleh: ihwan | 23 Agustus, 2007

Cara Mengenal Bid’ah

Cara Mengenal Bid’ah

Oleh : Syaikh Al-Albani

  

Syaikh Al-Albani dalam bukunya Ahkam al-Janaiz (hal 242) berkata, “Sesungguhnya bid’ah yang sesat menurut dalil-dalil syar’I adalah: Baca Lanjutannya…

Oleh: ihwan | 23 Agustus, 2007

Arti Bid’ah

Arti Bid’ah

Oleh : Ali Hasan Al Halabi Al Atsari

  

Arti bid’ah seperti ini dinukil oleh Imam Abu Syamah Al-Maqdisi dalam kitabnya Al-Ba’its ‘Ala Inkar Al-Bida’ wa Al-Hawadits (hal 20) ialah sebagai berikut, “Kata bid’ah jika disebutkan secara mutlak, maka maksudnya adalah perkara baru yang tidak baik yang ada dalam agama. Dan yang seperti itu adalah kata mubtadi’ (ahlu bid’ah). Dimana kata ini tidak digunakan kecuali dalam celaan. Tetapi dari sisi akar kata, maka bid’ah dapat dikatakan untuk sesuatu yang terpuji dan yang tercela. Sebab yang dimaksud dengan bid’ah secara bahasa adalah, sesuatu yang baru tanpa ada contoh sebelumnya. Karena itu, dikatakan kepada sesuatu yang sangat indah, “Dia itu bid’ah”. Baca Lanjutannya…

Oleh: ihwan | 23 Agustus, 2007

Khawarij Masa Kini

Khawarij Masa Kini

Oleh : Dr. Mustafa Helmi

  

Dua contoh akidah Khawarij pada masa kini adalah :

  

          Yang pertama:

  

Al-Abadhiyyah. Mereka ini hidup diAfrika Utara, Tunis, al-Jazair, juga Oman dan Zanzibar. Namun tidak ada cara lain bagi kita untuk mengetahui pandangan-pandangan mereka kecuali dari buku-buku itulah kita memperoleh petunjuk tentang pemikiran-pemikiran umum yang hanya dimiliki oleh orang-orang Khawarij,misalnya tidak mengakui para pelaku dosa besar sebagai orang-orang mukmin dan pandanganmereka tentang imam ‘Ali bin Abi Thalib ra. Baca Lanjutannya…

Pengkafiran Sesama Muslim adalah Satu Ciri Khawarij

Oleh : Dr. Mustafa Helmi

            Diriwayatkan oleh Abdullah bin Mas’ud ra, katanya: “Rasulullah menorehkan sebuah garis di atas tanah dengan jarinya, lalu bersabda: ‘Ini adalah jalan Allah yang lurus’. Kemudian beliau menorehkan pula garis yang menyimpang ke kiri dan kanan garis pertama tadi, lalu sabdanya pula: ‘Dan garis yang ini, tak lain adalah jalan setan ke arah mana ia mengajak manusia melaluinya’. Selanjutnya beliau membacakan ayat: ‘ Dan sesungguhnya inilah jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah ia dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (lain selain itu)’…(QS. Al-An’am, 6:153), [Hadits riwayat Ahmad]

  

Akhir-akhir ini, di kalangan umat Islam muncul satu type pemuda yang gelisah jiwanya yang diwarnai sepak terjang yang mencerminkan kekacauan akidah, kedangkalan berpikir, emosional dan beringas. Mereka adalah pemuda yang muncul dengan mengatasnamakan pribadi-pribadi dan ingin menyantap apel sebelum masak (tidak memiliki bekal yang memadai tentang Kitabullah, Sunnah Rasulullah maupun perjuangan beliau dalam berda’wah). Selain itu mereka memiliki tindakan yang serampangan terhadap Kitabullah dan Sunah Rasul dengan mengambil makna-makna lahiriah lalu dianggapnya hal itu sebagai ajaran agama yang sakral, tak boleh dilanggar dan mereka pertahankan dalam derajat yang boleh dikata sangat membabi-buta. Baca Lanjutannya…

Oleh: ihwan | 23 Agustus, 2007

Aku lebih mencintainya…

Aku Lebih Mencintainya Dibandingkan yang Lain 

 Jakarta, 19 Agustus 2007  

Ini adalah kenyataan yang tidak dapat aku pungkiri. Pernyataan ini kubuat bukan untuk membantah segala tuduhan yang mungkin timbul atas alasan kenapa aku membuat blog ini. Wallahi, aku Rachmat Hidayat dan Allah menyaksikan atas apa yang ada dalam hatiku. Dia, Abu Qatadah al-Depoki adalah motivasiku dalam beramal sebelum dia menyatakan “Ana Salafi”, selain murabbiku, setelah Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, Khulafa’ Rasyidin, para orang-orang shalih, dan ulama-ulama yang aku kagumi.

Baca Lanjutannya…

Oleh: ihwan | 23 Agustus, 2007

Kronologis!

Kronologis !

  

WARNING:

 UNGKAPAN-UNGKAPAN YANG TIDAK LAYAK ADALAH BENTUK KEKALUTAN, KEKESALAN, PARADIGMA YANG NEGATIF, KETIDAK BIJAKSANAAN & KETIDAKDEWASAAN SEBELUM CAHAYA ITU MENERANGI. TAPI, ALHAMDULILLAH SEKARANG SEMUANYA TELAH SIRNA. DENGAN IJIN ALLAH, SEGALANYA SUNGGUH PENUH HIKMAH. SEMOGA ALLAH MENGAMPUNIKU.  Baca Lanjutannya…

Oleh: ihwan | 4 Agustus, 2007

Assalamu’alaikum!

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,   

Blog ini saya tujukan untuk anda yang tidak rela untuk agamanya yang menjadikan Barat sebagai sembahan, setelah mengikrarkan ridha bertuhankan Allah, beragama Islam, dan mengakui kerasulan Nabi Muhammad saw.

  

          Yang tidak merelakan akalnya, jika bertaklid kepada madzab tertentu dalam setiap keputusan dan masalah, baik salah maupun benar. Karena seorang muqallid –sebagaimana Ibnul Jauzi- “tidak menaruh kepercayaan terhadap orang yang ditaklidinya, sementara taklid itu sendiri berarti mengabaikan fungsi akal, karena akal diciptakan untuk berfikir dan merenung. Sungguh buruk orang yang diberi pelita untuk menerangi jalan tetapi justru pelita itu dimatikan sementara dia rela berjalan dalam kegelapan.”

Baca Lanjutannya…

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.